Langsung ke konten utama

Postingan

KOMODIFIKASI TUBUH PEREMPUAN DALAM REALITY SHOW MUSIK DANGDUT (Kajian Pencitraan Perempuan dalam Program TV : DMD Show)

Rahayu Wilujeng 4815131270 Pendidikan Sosiologi A/2013 UAS Sosiologi Kebudayaan KOMODIFIKASI TUBUH PEREMPUAN DALAM REALITY SHOW MUSIK DANGDUT (Kajian Pencitraan Perempuan dalam Program TV : DMD Show) Oleh : Rahayu Wilujeng   ewasa ini perkembangan musik dangdut di Indonesia dengan berbagai macam varian cukup menunjukan eksistensinya dengan baik. Menjamurnya program reality show bernuansa dangdut, menggambarkan bagaimana dangdut saat ini tengah merajai wajah pertelevisian Indonesia. Dangdut memang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Indonesia, ini terlihat dari bagaimana musik dangdut mampu membius para pendengarnya dengan ritme musik yang sederhana. Meskipun dangdut pada awal keberadaannya dilabel sebagai musik “kampungan”, musik rakyat, dan musik kelas bawah, namun  dalam perkembangannya saat ini musik dangdut tampil sebagai wujud nasionalisme budaya. Musik dangdut adalah salah satu aliran musik ...

Analisis Kondisi Sosial-Politik Indonesia (Pemerintahan Jokowi-JK)

Analisis Kondisi Sosial-Politik Indonesia Oleh : Rahayu Wilujeng Dalam Sejarahnya, Indonesia telah mencatat sebanyak tiga fase pemerintahan yakni Demokrasi terpimpin atau lebih dikenal dengan era orde lama yaitu sejak kemerdekaan Indonesia dibawah kepemimpinan Ir. Soekarno, kemudian orde lama yaitu pada masa kepemimpinan Soehato dan Era Refoemasi, yaitu masa yang dimulai sejak lengsernya Soeharto tahun 1998. Ketiga fase tersebut telah menorehkan berbagai macam sejarah baik dan buruk yang membentuk dan membekas di era reformasi sekarang ini. Pergantian fase itu seyogyanya adalah bertujuan untuk Indonesia yang lebih baik. Pada era reformasi sekarang ini seluruh sistem pemerintahan di Orde lama yang tidak sesuai dengan rakyat Indonesia telah diubah. Seperti KKN yang sengaja dibungkam karena tidak adanya kebebasan HAM, tidak adanya kebebasan pers dan tidak adanya andil rakyat dalam sistem politik Indonesia. Namun terlepas dari itu semua, tentunya sebagai negara multikultur dan masy...

Analisis Keunggulan dan Kelemahan Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 Menurut beberapa ahli pendidikan, perubahan kurikulum dari masa ke masa, baik di Indonesia maupun di negara lain disebabkan karena kebutuhan masyarakat yang setiap saat selalu berkembang. Secara Sosiologis, perkembangan kurikulum diharapkan dapat menjadi penentu masa depan bangsa, oleh karena itu, kurikulum yang baik akan sangat diharapkan dapat dilaksanakan di Indonesia sehingga akan menghasilkan masa depan bangsa yang cerah yang berimplikasi pada kemajuan bangsa dan negara, baik dalam aspek sosial, politik ekonomi dan lain sebagainya. Kurikulum yang terbaru yaitu kurikulum 2013 yang mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2013-2014 ini Terdapat beberapa hal penting dari perubahan atau penyempurnaan kurikulum tersebut yang berupa keunggulan dan kekurangan kurikulum, antara lain: Keunggulan kurikulum 2013 Siswa lebih dituntut untuk aktif, kreatif dan inovatif dalam setiap pemecahan masalah yang mereka hadapi di sekolah. Adanya penilaian dari semua aspek. P...

Kebudayaan adalah masalah remeh-temeh dalam kehidupan sehari-hari

Nama               : Rahayu Wilujeng NIM                : 4815131270 Kelas               : Pendidikan Sosiologi A Angkatan        : 2013 Kebudayaan Adalah Masalah Remeh-temeh Kehidupan Sehari-hari Menurut Raymond Williams, budaya mengacu kepada suatu proses umum perkembangan intelektual, spiritual, dan estetika. Williams mengembangkan suatu pemahaman yang menekankan karakter keseharian kebudayaan sebagai ‘keseluruhan cara hidup’. Rumusan ini mengacu pada perkembangan kebudayaan Eropa (Barat) yang menonjolkan faktor kreativitas para pemikir, filsuf, seniman, dan tokoh-tokoh besar lainnya. Budaya merujuk pada karya dan praktik intelektual, terutama aktivitas artistik. Bagi Williams, kebudayaan terdiri dari dua aspek yakni makna dan tujua...

Sosiologi Berparadigma Ganda

Rahayu Wilujeng Pendidikan Sosiologi A/ 2013 Paradigma dalam Sosiologi Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), paradigma diartikan sebagai model atau kerangka berpikir dalam ilmu pengetahuan [1] . Paradigma ini ditentukan dari dua aspek pendukung yakni perspektif intelektual dan perspektif sosial, kedua aspek inilah yang akhirnya membentuk kerangka atau model teoritis dalam kajian ilmiah. Suatu ilmu pengetahuan pada dasarnya selalu memiliki paradigma atau pandangan, namun paradigma tidak diartikan sebagai suatu teori ilmiah atau inti dari pokok pembahasan melainkan pandangan yang berisikan tentang teori-teori ilmiah tersebut. Paradigma bisa didefinisikan oleh suatu pencapaian ilmiah sebagai contoh atau sampel dimana sejumlah kesulitan ilmiah diatur dan dipecahkan dengan menggunakan pelbagai teknik konseptual dan empiris [2] . Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam satu cabang ilmu pengetahuan nampaknya dimungkinkan adanya beberapa paradigma. Paradigma in...

Pengaruh Agen Sosialisasi terhadap Fenomena Cabe-cabean

PENGARUH AGEN SOSIALISASI TERHADAP FENOMENA CABE-CABEAN DIKALANGAN REMAJA Oleh Kelompok V Cristian Perdana Putra Ibnu Setyaji Melisa Octaviani Rahayu Wilujeng Rita Putri Tunjung Artia Dini Velinda Dea Pendidikan Sosiologi A 2013/Fakultas Ilmu Sosial PENGARUH AGEN SOSIALISASI TERHADAP FENOMENA CABE-CABEAN DIKALANGAN REMAJA Studi Kasus : Fenomena cabe-cabean di Daerah Kemayoran Jakarta Pusat ABSTRAK Analisis ini ingin menjelaskan bagaimana pengaruh Agen Sosialisasi terhadap fenomena cabe-cabean dikalangan remaja. Fenomena cabe-cabean ini disebut sebagai salah satu dari berbagai masalah sosial yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari semua sistem dimasyarakat. Fenomena ini merupakan fenomena kausalitas atau fenomena yang memiliki banyak sebab dan tentunya akibat yang ditimbulkan. LATAR BELAKANG Fenomena cabe-cabean yang tengah melanda di kalangan ABG (Anak Baru Gede) ini memang santer didengar   pada akhir tahun 2013 ...